apa anda pernah mengalaminya ?
Apa
efeknya bagi tubuh kita ?
Tahukah,
bahwa secara simultan jaringan didalam tubuh manusia setiap setik, menit, jam,
dan setipa hari tidak pernah berhenti bekerja ? hanya jika kamu beristirahat
tak beraktifitas metabolisme tubuh itu
mengendurkan kerjanya. Meski mengendur bukan tak beraktivitas. Disaat itu berjuta-juta sel
didalam tubuh melakukan berbagai kegiatan. Mulai dari makan, megeluarkan ampas metabolisme
(racun) sekaligus regenerasi antara sel mati dan yang baru di beberapa jaringan
tubuh.
Jika
proses itu berjalan dengan baik, keseimbangan tubuh kita akan terjaga optimal.
Untuk itu harus ada perimbangan antara aktivitas fisik dan istirahat. Siklus 24
jam yang biasa dihadapi manusia 8 jam untuk beraktifitas/bekerja, 7-8 jam untuk
istirahat/tidur, dan sisanya untuk bersantai. Untuk bagaimana cara membaginya,
secala alamiah tubuh akan memperi sinyal internal.
Pada
sebuah penelitian yang dibuat di American Psychological Association tahun 1993,
ternyata menggungkapkan bahwa tidur yang lebih dari 9 jam per hari atau kurang
dari 4 jam per hari dianggap sebagai pola tidur yang tak sehat.
The
World Book Encyclopedia, menegaskan bahwa tidur memulihkan energy pada tubuh,
khususnya otak dan koodinasi sarah. Yang jelas kurang tidur bisa membuat orang
cepat marah, kerap merasa pening, kurang konsentrasi, dan mudah terserang
penyakit, terutama jantung koroner.
Masih
menurut buku tersebut, dikatakan bahwa orang yang tak tidur lebih dari 3 hari
akan mengalami periode halusinasi, melihat hal-hal yang sebenarnya tak ada.
Psikolog Monty P Satiadarma menambahkan, “Sesekali kurang tidur tak menjadi
masalah, tapi apabila terus menerus maka kondisi akan cenderung menurun.”
Pakar
neurologi Dr. Robert Y. Moore dari Universitas Chicago, lewat penelitiannya tahun
1997 menemukan bahwa pusat sinyal atau irama biologis manusia itu terletak di
serabut syaraf otak yang berada dipersilangan saraf mata. Saraf ini bertugas mengatur
bioritme tubuh, dalam hitungan jam atau siklus harian. Siklus harian bioritmik
ini akan menentukan kondisi puncak maupun terendah bagi setiap orang. Dan menurut
Moore, kondisi terendah itu biasanya terjadi pada waktu dini hari.
Secara
alami, pada jam-jam ini hingga fajar, denyut jantung akan melambat. Perlambatan
itu, tentu saja mengurangi pasokan darah ke koroner. Untuk itu jangan
beraktifitas terlau berat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar