Rabu, 24 Oktober 2012

Kurang tidur



apa anda pernah mengalaminya ?
Apa efeknya bagi tubuh kita ?
Tahukah, bahwa secara simultan jaringan didalam tubuh manusia setiap setik, menit, jam, dan setipa hari tidak pernah berhenti bekerja ? hanya jika kamu beristirahat tak beraktifitas metabolisme tubuh itu  mengendurkan kerjanya. Meski mengendur bukan  tak beraktivitas. Disaat itu berjuta-juta sel didalam tubuh melakukan berbagai kegiatan. Mulai dari makan, megeluarkan ampas metabolisme (racun) sekaligus regenerasi antara sel mati dan yang baru di beberapa jaringan tubuh.

Jika proses itu berjalan dengan baik, keseimbangan tubuh kita akan terjaga optimal. Untuk itu harus ada perimbangan antara aktivitas fisik dan istirahat. Siklus 24 jam yang biasa dihadapi manusia 8 jam untuk beraktifitas/bekerja, 7-8 jam untuk istirahat/tidur, dan sisanya untuk bersantai. Untuk bagaimana cara membaginya, secala alamiah tubuh akan memperi sinyal internal.
Pada sebuah penelitian yang dibuat di American Psychological Association tahun 1993, ternyata menggungkapkan bahwa tidur yang lebih dari 9 jam per hari atau kurang dari 4 jam per hari dianggap sebagai pola tidur yang tak sehat.
The World Book Encyclopedia, menegaskan bahwa tidur memulihkan energy pada tubuh, khususnya otak dan koodinasi sarah. Yang jelas kurang tidur bisa membuat orang cepat marah, kerap merasa pening, kurang konsentrasi, dan mudah terserang penyakit, terutama jantung koroner.
Masih menurut buku tersebut, dikatakan bahwa orang yang tak tidur lebih dari 3 hari akan mengalami periode halusinasi, melihat hal-hal yang sebenarnya tak ada. Psikolog Monty P Satiadarma menambahkan, “Sesekali kurang tidur tak menjadi masalah, tapi apabila terus menerus maka kondisi akan cenderung menurun.”
Pakar neurologi Dr. Robert Y. Moore dari Universitas Chicago, lewat penelitiannya tahun 1997 menemukan bahwa pusat sinyal atau irama biologis manusia itu terletak di serabut syaraf otak yang berada dipersilangan saraf mata. Saraf ini bertugas mengatur bioritme tubuh, dalam hitungan jam atau siklus harian. Siklus harian bioritmik ini akan menentukan kondisi puncak maupun terendah bagi setiap orang. Dan menurut Moore, kondisi terendah itu biasanya terjadi pada waktu dini hari.
Secara alami, pada jam-jam ini hingga fajar, denyut jantung akan melambat. Perlambatan itu, tentu saja mengurangi pasokan darah ke koroner. Untuk itu jangan beraktifitas terlau berat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar