Terihitung
dari dua setengah jam yang lalu, ak
sudah sangat sulit untuk mengendurkan saraf mataku untuk terlelap. Mata mata
ini mulai liar, melihat sekeliling, berhent sejenak, kadang memanggil otak
untuk beranjak dari tidurnya. Dan Otak tetap ikut meliar bersama mata-mata yang
tampak jenuh menunggu. Kembali bersingkron. Mata-mata ini terus menatap jauh. Kali
ini tidak hanya otak yang berusaha bangun, namun raga ini secara perlahan
mengikutinya. Entah, entah apa yang aku rasakan. Mata dan otak ini serasa
membawaku untuk pergi, tapi aku pun tak tau aku harus kemana. Kemana yang harus
aku daki, kemana harus aku lalui. Mungkin aku serupa zebra dipadang rumput yang
tertinggal kawanannya. Atau mungkin aku mirip burung yang tertinggal
barisannya?
When
ever, ever, anything. Aku tak tau arah! seketika mata ini terus memandang apa
yang dilihatnya dan kemudian membangunkan hati. Kali ini semua berkendak, dan
semua saling mebutuhkan. Tapi seakan tidak mau menyatu. Egois? Ya mereka sangat
egois, mereka tak mampu mebawaku kembali terlelap bersama malam-malam
panjangku. Mereka hanya manaruhku sebentar dan membawaku.
Tiba
di sepertiga malam terakhir mataku kembali liar, bersama ragaku dan otakku
mereka mengintip sudut rumahku, dan mengingatkan ku akan seorang yang disana. Yang
setiap malam terakhir selalu mengajak ragaku untuk liar. Entah hilang atau
tertiup angin, ternyata semuanya SEMU! Hanya gambaran sudut kecil rumahku yang
hitam tak berlampu. Yang membuat hati ini menangis menderu haru. Tapi hati
tetap berbisik
“Tenanglah, dia disana sedang tidur pulas
sengan selimut tebalnya, namun dia
sendiri. Tapi dia tetap hebat dia tetap akan mebangunkanmu disepertiga malam
terakhirmu namum harus kamu tau semua itu”
Saat
tiba sepertiga malam terkhirku aku berusaha untuk mengingatnya menjalani apa
yang dulu dia kerjakan hingga sampai fajar mulai datang. Entah apa yang kurasa
tetap saja masih ada yang kurang dihatiku, ah mungkin karena aku manusia, aku
tak lekas puas.
Aku
selau menyakinkan diriku saat aku mulai rapuh
Pukul
3:15
Setelah
puji-pujian malam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar